Blog ini awalnya bernama 'Ini Biologinya SMA Nuris' yang saya buat untuk keperluan skipsi. Namun karena sudah tidak skripsi lagi (hehe...) jadilah blog ini sebagai bahan untuk menuangkan berbagai hasil pemikiran (jiaaahh...) sambil jaga warnet. Enjoy :)
Tuesday, May 19, 2009
Wednesday, May 13, 2009
Gerak sadar dan gerak refleks

Mekanisme refleks dimulai dari diterimanya rangsang oleh reseptor yang kemudian diteruskan melalui saraf sensoris ke sumsum tulang belakang. Dari sumsum tulang belakang rangsang diteruskan melalui saraf motoris ke efektor sehingga terjadi gerak refleks.
Skema Alur Gerak Refleks:

Gerak sadar mempunyai mekanisme yang berbeda dengan gerak refleks. Mekanisme gerak sadar dimulai dari diterimanya rangsang oleh reseptor kemudian diteruskan melalui saraf sensoris ke otak. Oleh otak rangsang akan diteruskan melalui saraf motoris ke efektor.
Skema Alur Gerak Sadar:
Sumsum Tulang Belakang

Sumsum tulang belakang merupakan lanjutan medula oblongata. Sumsum tulang belakang (medula spinalis), seperti halnya otak, diselaputi meninges. Jika medula spinalis diiris melintang, pada bagian tengahnya terdapat substansi kelabu berbentuk H dan bagian luar berwarna putih. Substansi kelabu terbagi atas akar ventral (ventral root) dan akar dorsal (dorsal root). Akar ventral mengandung badan neuron motoris yang aksonnya menuju efektor. Akar dorsal mengandung saraf sensoris dan aksonnya menuju reseptor. Bagian putih yang mengelilingi bagian kelabu mengandung dendrit dan akson.
Fungsi medula spinalis adalah sebagai penghubung impuls dari dan ke otak, serta memberi kemungkinan terjadinya gerak refleks. Apakah gerak refleks itu? Bagaimana terjadinya?
Ngerjain Soal yuuuukkk....
LATIHAN SOAL
1. Apakah fungsi dari sistem saraf?
2. Lengkapilah keterangan gambar di bawah ini dan sebutkan fungsi dari bagian sel tersebut!

3. Berdasarkan strukturnya, neuron dibagi menjadi tiga macam. Apakah perbedaan dari ketiga jenis sel saraf tersebut?
4. Apakah yang terjadi jika fungsi sel saraf terganggu?
5. Berdasarkan fungsinya, sel saraf dibagi menjadi tiga macam. Apakah perbedaan dari ketiga jenis sel saraf tersebut?
6. Tuliskan jenis dari ketiga sel saraf di bawah ini berdasarkan strukturnya!

7. Jelaskan mekanisme penghantaran impuls melalui sinapsis secara skematis (penjelasan dapat mengacu pada gambar di bawah ini)!
1. Apakah fungsi dari sistem saraf?
2. Lengkapilah keterangan gambar di bawah ini dan sebutkan fungsi dari bagian sel tersebut!

3. Berdasarkan strukturnya, neuron dibagi menjadi tiga macam. Apakah perbedaan dari ketiga jenis sel saraf tersebut?
4. Apakah yang terjadi jika fungsi sel saraf terganggu?
5. Berdasarkan fungsinya, sel saraf dibagi menjadi tiga macam. Apakah perbedaan dari ketiga jenis sel saraf tersebut?
6. Tuliskan jenis dari ketiga sel saraf di bawah ini berdasarkan strukturnya!

7. Jelaskan mekanisme penghantaran impuls melalui sinapsis secara skematis (penjelasan dapat mengacu pada gambar di bawah ini)!
Friday, January 30, 2009
Mekanisme penghantaran impuls


a) Penghantaran impuls melalui sel saraf
Penghantaran impuls melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Perubahan potensial ini (depolarisasi) terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Proses tersebut terjadi dalam waktu singkat dan akan segera kembali dalam keadaan terpolarisasi.
b) Penghantaran impuls melalui sinapsis
Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebut vesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitter berupa asetilkolin. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya.
Pengelompokan Sel Saraf

Berdasarkan strukturnya, neuron dibedakan atas:
a.Neuron anaksonik. Neuron anaksonik adalah neuron yang tidak dapat dibedakan antra dendrit dan aksonnya.
b.Neuron bipolar. Neuron bipolar memiliki dua juluran yang dipisahkan oleh badan sel, yaitu dendrit dan akson.
c.Neuron unipolar. Neuron unipolar merupakan neuron yang akson dan dendritnya bersambungan pada badan sel yang letaknya di satu sisi terhadap kedua julurannya.
d.Neuron multipolar. Neuron multipolar adalah neuron yang memiliki dua atau lebih dendrit dan satu akson.
Berdasarkan fungsinya, neuron dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu:
•neuron sensoris (membawa impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat);
•neuron motoris (membawa impuls motorik dari sistem saraf pusat ke efektor);
•neuron konektor (menghubungkan antara neuron sensorik dengan neuron motorik).
Sel Saraf (Neuron)

A. Struktur Sel Saraf
Sistem saraf merupakan salah satu sarana komunikasi antar organ di dalam tubuh. Sistem saraf berfungsi mengubah rangsang atau stimulus menjadi muatan listrik yang menjalar di sepanjang sel saraf, baik menuju sistem saraf pusat meupun menuju ke efektor.
1) Bagian-bagian sel saraf
Sel saraf (neuron) berfungsi sebagai penghantar impuls saraf, baik dari organ penerima impuls ke saraf pusat maupun sebaliknya. Neuron tersusun atas tiga bagian, yaitu badan sel, dendrit dan akson. Di dalam badan sel terdapat nukleus, nukleolus dan sitoplasma dengan organel. Dendrit berupa tonjolan sitoplasma dari badan sel yang berfungsi menghantarkan impuls ke badan sel. Akson merupakan tonjolan panjang dari badan sel yang berfungsi menghantarkan impuls dari badan sel ke sel lain.
Selaput neuron disebut selubung myelin, yang tersusun atas sel-sel Schwann. Di antara sel-sel Schwann tersebut terdapat bagian yang tidak berselubung yang disebut nodus Ranvier. Fungsi selubung myelin adalah meningkatkan kecepatan penghantaran impuls serta untuk mengisolasi dan memelihara akson.
Subscribe to:
Posts (Atom)